Pendahuluan :
Kejahatan dunia maya (Inggris: cybercrime) adalah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk ke dalam kejahatan dunia maya antara lain adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit, confidence fraud, penipuan identitas, pornografi anak, dll.
Walaupun kejahatan dunia maya atau cybercrime umumnya mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer sebagai unsur utamanya, istilah ini juga digunakan untuk kegiatan kejahatan tradisional di mana komputer atau jaringan komputer digunakan untuk mempermudah atau memungkinkan kejahatan itu terjadi.
Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai alat adalah spamming dan kejahatan terhadap hak cipta dan kekayaan intelektual. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai sasarannya adalah akses ilegal (mengelabui kontrol akses), malware dan serangan DoS. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai tempatnya adalah penipuan identitas. Sedangkan contoh kejahatan tradisional dengan komputer sebagai alatnya adalah pornografi anak dan judi online.
Contoh Kasus 1 :
Dua Warga Indonesia Berhasil Bobol Kartu Kredit Via Online
Kejahatan dunia maya atau cyber crime memang tidak pernah ada habisnya, kasus dunia maya ternyata tidak hanya menimpa Luna Maya saja contoh lainnya beberapa hari ini Polda Metro Jaya melalui Kasat Cyber Crime Ajun Komisaris Besar Winston Tommy Watuliu berhasil meringkus dua pelaku kejahatan cyber crime kasus mereka yaitu membobol kartu kredit secara online milik perusahaan di luar negeri. Kedua Cracker ini bernama Adi dan Ari mereka berhasil menerobos sistem perbankan perusahaan asing, seperti Capital One USA, Cash Bank USA dan GT Morgan Bank USA kemudian membobol kartu kredit milik perusahaan ternama tersebut.
Setelah berhasil kedua pelaku tersebut menggunakan kartu kreditnya untuk membeli tiket pesawat Air Asia lalu tiket tersebut dijual pelaku dengan harga yang sangat murah. Tidak tanggung-tanggung untuk menarik pembeli mereka sengaja memasang iklan seperti di situs weeding.com dan kaskus. Dan hebatnya lagi dari pengakuan kedua cracker tersebut mereka mempelajari teknik bobol credit card ini secara otodidak.
Tapi sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga, begitulah kisah dua cracker tanah air kita, setelah berhasil membobol kartu kredit dari Ricop yaitu perusahaan yang memproduksi anggur di san francisco mereka berhasil ditangkap oleh Polda Metro Jaya ditempat terpisah, di Jakarta dan Malang. Dari tangan mereka berhasil diamankan barang buktiseperti laptop, dua BalckBerry, modem, komputer, buku tabungan BCA dan daftar perusahaan yang akan menjadi target pembobolan
Contoh kasus 2 :
Kodiak
Tahun 1994, Kodiak mengakses rekening dari beberapa pelanggan perusahaan besar pada bank utama dan mentransfer dana ke rekening yang telah disiapkan oleh kaki tangan mereka di Finlandia, Amerika Serikat, Jerman, Israel dan Inggris. Dalam tahun 2005, dia dijatuhi hukuman dan dipenjara selama tiga tahun. Diperkirakan Kodiak telah mencuri sebesar 10,7 juta dollar.
Contoh kasus 3 :
Don Fanucci
Di usia 15 tahun, Don Fanucci melakukan suatu rangkaian serangan pada bulan Februari 2000 terhadap beberapa situs web komersil ber-traffick tinggi. Dia dihukum tahanan kota di tempat tinggalnya, Montreal, Quebec, pada 12 September 2001 selama delapan bulan dengan penjagaan terbuka, satu tahun masa percobaan, pembatasan pemakaian Internet, dan denda. Kerusakan ekonomi secara global sebagai akibat serangan-serangannya itu diyakini mencapai 7,5 juta hingga 1,2 milyar dollar.
Contoh kasus 4 :
Pox
Salah satu pencipta virus e-mail “Love Bug” (iloveyou), Pox, diduga telah menginfeksi dan melumpuhkan lebih dari 50 juta komputer dan jaringan pada 4 Mei 2000. Virus tersebut juga menyerang komputer-komputer milik Pentagon, CIA dan organisasi-organisasi besar lainnya dan menyebabkan kerugian berjuta-juta dolar akibat kerusakan-kerusakan. Karena Pilipina tidak mempunyai undang-undang yang melawan kejahatan hacking komputer, Fox tidak pernah didakwa atas kejahatan-kejahatannya.
Contoh kasus 5 :
Mishkal
Mishkal dituduh sebagai salah satu godfather pemalsu kartu kredit di Eropa Timur. Dia dan rekanan-rekanannya dituduh memproduksi secara masal kartu kredit dan debet palsu. Pada satu titik, mereka dilaporkan memiliki pendapatan hingga 100.000 dollar per hari. Dia ditangkap namun kemudian dibebaskan setelah enam bulan ditahan, dan dengan segera dicarikan kedudukan di pemerintahan Ukrainia – sebuah posisi yang akan memberikan kepadanya kekebalan otomatis dari penuntutan lebih
Contoh kasus 6 :
The Wiz dan Piotrek
The Wiz, 23 tahun, dan Piotrek, 27 tahun, dari Chelyabinsk, Rusia, dihukum untuk sejumlah tuntutan perkomplotan, berbagai kejahatan komputer, dan penipuan mengikat melawan lembaga-lembaga keuangan di Seattle, Los Angeles dan Texas. Di antaranya, mereka mencuri database dari sekitar 50.000 kartu kredit. Keduanya didenda dan dihukum sedikitnya tiga tahun penjara.
Contoh kasus 7 :
Roper, Red_Skwyre, dan Dragov
Tiga orang ini adalah inti dari jaringan kejahatan dunia maya dengan memeras uang dari bank-bank, Kasino-kasino internet, dan berbagai bisnis berbasis web lainnya. Strategi mereka sederhana, yakni meng-hack dan menahan proses transaksi rekening untuk sebuah tebusan sebesar 40.000 dollar. Didakwa menyebabkan kerusakan langsung lebih dari 2 juta poundstarling dan kerusakan-kerusakan tidak langsung sekitar 40 juta poundstarling. Dalam bulan Oktober 2007, trio itu dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman delapan tahun penjara.
Contoh kasus 8 :
Bandit
Bandit memanipulasi kira-kira 500.000 komputer dan menyewakannya untuk aktivitas kejahatan. Dia ditangkap pada bulan November 2005 dalam sebuah operasi FBI, dan dihukum 60 bulan penjara, dan diperintahkan untuk menyerahkan sebuah mobil mewahnya seharga 58.000 dollar yang berasal dari hasil kejahatannya. Dia juga diperintahkan untuk membayar 15.000 dollar sebagai ganti rugi kepada pemerintah Amerika Serikat untuk komputer-komputer militer yang terinfeksi.
sumber : lintasberita.com
Selasa, 22 Februari 2011
Rabu, 05 Januari 2011
Tugas Telematika pada mobile dan security
Telematika Pada Security
Perkembangan teknologi Internet dan telekomunikasi sangat pesat sehingga jaringan komputer seperti Internet menjadi suatu media komunikasi yang mudah. Bahkan, Internet mulai digunakan sebagai media untuk melakukan bisnis, mencari berbagai informasi, sumber informasi yang aktual dan cepat. Untuk itu keamanan dari sistem informasi, jaringan komputer, dan sistem komputer menjadi suatu hal yang sangat penting. Internet tidak mengenal batas negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor-faktor lain yang biasanya dapat menghambat pertukaran pikiran dan juga dengan internet kita dapat berkerjasama antara pribadi maupun kelompok tanpa mengenal batasjarak dan waktu. Pengaruh Dalam kehidupan sosial Kebiasaan manusia yang gemar ber-relationship, dengan hadirnya internet masyarakat dapat menggunakan fasilitas chatting, e-mail, milis,maupun layanan komunikasi sejenisnya, dan di akui membawa manfaat dari sisi efektivitas waktu dan efisiensi biaya. Untuk berkomunikasi secara personal maupun masal. Dampak negatif Internet seperti dua sisi mata uang, setiap hal baru tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan.
Di beberapa social networking lainnya, seperti twitter dan plurk sempat dilaporkan kejadian yang sama pernah terjadi. Username dan password tiba-tiba tidak cocok dikarenakan sesuatu hal, atau dapat kita ambil benang merah, password mereka ada yang mengganti.
Apakah ada suatu teknik cracking untuk membobol akun facebook antar individu? Jawabannya ada beberapa. Lalu pertanyaan selanjutnya adalah, apakah ada teknik untuk melumpuhkan akun facebook atau social networking lainnya?
Teknik yang terungkap untuk menyerang akun facebook beberapa waktu lalu adalah dengan membanjiri data pada server facebook dengan teknik DDOS atau biasa dikenal dengan Distributed Denial of Service sehingga server lumpuh selama beberapa jam seperti yang terjadi pada facebook dan twitter tahun 2009 oleh cracker dari Rusia. Kemungkinan seperti ini perlu kita waspadai.
Keylogger
Cara pertama menggunakan keylogger adalah cara yang sangat efektif bagi para cracker untuk mencuri password dari akun facebook anda. Dengan menginstall software dan atau hardware keylogger pada notebook maupun PC sasaran, maka otomatis segala bentuk ketukan pada keyboard maupun aktivitas browsing anda akan terekam dengan detail dan sistematis.
Sehingga jika anda mengetikan password dan username pada notebook atau PC yang telah dipasangi keylogger, anda dengan penuh kerelaan hati telah menyerahkan data pribadi sensitif tersebut pada orang yang memasangnya, karena keylogger ibarat kertas karbon yang akan membuat salinan tentang sesuatu yang ditulis diatasnya.
Keylogger biasanya dipasang oleh cracker pada terminal akses internet publik yang berbagi pakai seperti di warnet dan kampus. Maka berhati-hatilah ketika menggunakan akses seperti ini.
1. Jangan langsung menggunakan terminal melainkan lakukan restart.
2. Coba cek apakah ada aplikasi tersembunyi yang berjalan di memori background, anda bisa gunakan tools event task manager (tekan tombol ctrl + alt + del pada desktop windows anda) dan perhatikan apakah ada aplikasi atau proses yang tidak biasa? Memang anda perlu sedikit belajar dan membiasakan hal ini demi keamanan anda sendiri.
3. Cek setting keamanan pada browser yang anda gunakan apakah secara otomatis merekam username dan password? Sebaiknya matikan fitur ini dan apabila ada fitur anti phising site bisa diaktifkan.
4. Bersihkan/hapus cache dan history secara otomatis setiap kali menutup browser. Ini bisa anda lakukan pada setting browser.
5. Pastikan bahwa setiap selesai melakukan kegiatan anda selalu log out dengan sempurna.
Sniffing
Teknik kedua adalah dengan menggunakan tools yang biasa digunakan sniffing seperti Cain and Abel pada area yang terkoneksi WiFi jadi tools tersebut memang “mencari aktifitas” pada laptop-laptop yang terkoneksi. Maka anda harus berhati-hati juga apabila sedang mobile dan mengakses HotSpot.
Pada prinsipnya akses wireless sangat mudah untuk diintip. Jangan begitu saja mempercayai SSID “Free WiFi atau Free HotSpot” saat anda scanning wireless network. Yang paling aman adalah bertanya pada pengelola HotSpot area tersebut apa SSID yang resmi? Kemudian setting akses wireless pada notebook anda untuk tidak “auto connect” melainkan harus manual agar anda bisa meneliti terlebih dahulu.
Ketika anda melakukan akses dari jaringan WiFi HotSpot sebaiknya hindarkan transaksi pada situs yang kritis seperti e-banking, akses email, akun jejaring sosial dlsb. Browsing hal yang umum saja kecuali anda yakin benar bahwa tidak ada yang berusaha mengintip aktivitas anda dan jaringan tersebut bisa dipercaya.
Meskipun demikian, pastikan bahwa anda selalu akses dengan memilih mode secure connection yaitu menggunakan HTTPS yang biasanya ditandai dengan munculnya icon gembok terkunci pada browser anda. Dengan akses HTTPS ini maka antara anda dengan server layanan yang diakses telah dilindungi dengan enkripsi sehingga tidak mudah diintip oleh orang yang tidak berhak. Pastikan anda sudah masuk ke mode secure sebelum memasukkan username dan password atau PIN.
Telematika pada Mobile :
Salah satunya adalah handphone atau mobile phone. Handphone sebagai teknologi mobile mengalami perkembangan yang sangat pesat. Jika dahulu hanya digunakan untuk sekedar menelpon atau mengirim pesan pendek, sekarang taknologi mobile ini bisa melakukan tugas-tugas yang jauh lebih hebat dari itu. Seperti mengirim dan menerima email, memutar musik dan video, menunutun perjalanan dengan GPS, bahkan browsing internet dan juga melakukan transaksi bisnis perbankan. Salah satu teknologi yang saat ini sedang di kembangkan adalah teknologi LTE.
LTE, Teknologi Mobile Generasi Mendatang
Kecepatan menjadi raja di zaman teknologi tinggi seperti sekarang. Datangnya teknologi Long Term Evolution (LTE) menjadi angin segar untuk para konsumen yang mengagungkan kecepatan.
LTE didefinisikan dalam standar 3GPP (Third Generation Partnership Project) Release 8 dan juga merupakan evolusi teknologi 1xEV-DO sebagai bagian dari roadmap standar 3GPP2. Dengan spesifikasi seperti itu, LTE dirancang untuk menyediakan efisiensi spektrum yang lebih baik, peningkatan kapasitas radio, biaya operasional yang lebih murah bagi operator, serta layanan mobile broadband kualitas tinggi untuk pengguna.
Perubahan paling mendasar dari LTE dibanding standar sebelumnya terdiri dari 3 hal utama yaitu air interface, jaringan radio, dan jaringan core. Di waktu mendatang, melakukan pengunduhan atau pengunggahan video berdefinisi tinggi, mengakses e-mail dengan attachment yang besar, mengajak teman bermain game favorit di manapun tempatnya, menjadi hal yang sangat mungkin dengan dukungan LTE.
Untuk masalah pita spektrum yang sangat berpengaruh dengan kinerja jaringan, LTE dapat beroperasi pada standar IMT-2000 (450, 850, 1800, 1900, 2100 MHz) maupun pada pita spektrum baru seperti 700 MHz dan 2,5 GHz.
Alokasi pita lebar yang sangat fleksibel, mulai dari 1,4,3,5,10,15 hingga 20 MHz, menjanjikan fleksibilitas yang tinggi dalam penggunaan spektrum.
Bila dilihat dari segi pasar, LTE mampu memperkuat posisi operator telekomunikasi karena meningkatnya nilai ekonomi jaringan secara keseluruhan, cakupan jaringan yang lebih luas, dan kapasitas data yang lebih besar. Operator juga dapat lebih fleksibel mengikuti kebutuhan pasar yang kian cepat berubah sekaligus mampu menawarkan layanan data broadband dalam skala besar. Sedangkan untuk para konsumen yang mencari tarif murah, LTE menjadi jawaban untuk kebutuhan telekomunikasi yang lebih ekonomis.
“LTE bisa menjadi solusi untuk konsumen yang price concern,” ujar Iman Hirawadi, Senior Manager Technical Business Development Wireless Networks ALcatel-Lucent Indonesia.
Perkembangan teknologi Internet dan telekomunikasi sangat pesat sehingga jaringan komputer seperti Internet menjadi suatu media komunikasi yang mudah. Bahkan, Internet mulai digunakan sebagai media untuk melakukan bisnis, mencari berbagai informasi, sumber informasi yang aktual dan cepat. Untuk itu keamanan dari sistem informasi, jaringan komputer, dan sistem komputer menjadi suatu hal yang sangat penting. Internet tidak mengenal batas negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor-faktor lain yang biasanya dapat menghambat pertukaran pikiran dan juga dengan internet kita dapat berkerjasama antara pribadi maupun kelompok tanpa mengenal batasjarak dan waktu. Pengaruh Dalam kehidupan sosial Kebiasaan manusia yang gemar ber-relationship, dengan hadirnya internet masyarakat dapat menggunakan fasilitas chatting, e-mail, milis,maupun layanan komunikasi sejenisnya, dan di akui membawa manfaat dari sisi efektivitas waktu dan efisiensi biaya. Untuk berkomunikasi secara personal maupun masal. Dampak negatif Internet seperti dua sisi mata uang, setiap hal baru tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan.
Di beberapa social networking lainnya, seperti twitter dan plurk sempat dilaporkan kejadian yang sama pernah terjadi. Username dan password tiba-tiba tidak cocok dikarenakan sesuatu hal, atau dapat kita ambil benang merah, password mereka ada yang mengganti.
Apakah ada suatu teknik cracking untuk membobol akun facebook antar individu? Jawabannya ada beberapa. Lalu pertanyaan selanjutnya adalah, apakah ada teknik untuk melumpuhkan akun facebook atau social networking lainnya?
Teknik yang terungkap untuk menyerang akun facebook beberapa waktu lalu adalah dengan membanjiri data pada server facebook dengan teknik DDOS atau biasa dikenal dengan Distributed Denial of Service sehingga server lumpuh selama beberapa jam seperti yang terjadi pada facebook dan twitter tahun 2009 oleh cracker dari Rusia. Kemungkinan seperti ini perlu kita waspadai.
Keylogger
Cara pertama menggunakan keylogger adalah cara yang sangat efektif bagi para cracker untuk mencuri password dari akun facebook anda. Dengan menginstall software dan atau hardware keylogger pada notebook maupun PC sasaran, maka otomatis segala bentuk ketukan pada keyboard maupun aktivitas browsing anda akan terekam dengan detail dan sistematis.
Sehingga jika anda mengetikan password dan username pada notebook atau PC yang telah dipasangi keylogger, anda dengan penuh kerelaan hati telah menyerahkan data pribadi sensitif tersebut pada orang yang memasangnya, karena keylogger ibarat kertas karbon yang akan membuat salinan tentang sesuatu yang ditulis diatasnya.
Keylogger biasanya dipasang oleh cracker pada terminal akses internet publik yang berbagi pakai seperti di warnet dan kampus. Maka berhati-hatilah ketika menggunakan akses seperti ini.
1. Jangan langsung menggunakan terminal melainkan lakukan restart.
2. Coba cek apakah ada aplikasi tersembunyi yang berjalan di memori background, anda bisa gunakan tools event task manager (tekan tombol ctrl + alt + del pada desktop windows anda) dan perhatikan apakah ada aplikasi atau proses yang tidak biasa? Memang anda perlu sedikit belajar dan membiasakan hal ini demi keamanan anda sendiri.
3. Cek setting keamanan pada browser yang anda gunakan apakah secara otomatis merekam username dan password? Sebaiknya matikan fitur ini dan apabila ada fitur anti phising site bisa diaktifkan.
4. Bersihkan/hapus cache dan history secara otomatis setiap kali menutup browser. Ini bisa anda lakukan pada setting browser.
5. Pastikan bahwa setiap selesai melakukan kegiatan anda selalu log out dengan sempurna.
Sniffing
Teknik kedua adalah dengan menggunakan tools yang biasa digunakan sniffing seperti Cain and Abel pada area yang terkoneksi WiFi jadi tools tersebut memang “mencari aktifitas” pada laptop-laptop yang terkoneksi. Maka anda harus berhati-hati juga apabila sedang mobile dan mengakses HotSpot.
Pada prinsipnya akses wireless sangat mudah untuk diintip. Jangan begitu saja mempercayai SSID “Free WiFi atau Free HotSpot” saat anda scanning wireless network. Yang paling aman adalah bertanya pada pengelola HotSpot area tersebut apa SSID yang resmi? Kemudian setting akses wireless pada notebook anda untuk tidak “auto connect” melainkan harus manual agar anda bisa meneliti terlebih dahulu.
Ketika anda melakukan akses dari jaringan WiFi HotSpot sebaiknya hindarkan transaksi pada situs yang kritis seperti e-banking, akses email, akun jejaring sosial dlsb. Browsing hal yang umum saja kecuali anda yakin benar bahwa tidak ada yang berusaha mengintip aktivitas anda dan jaringan tersebut bisa dipercaya.
Meskipun demikian, pastikan bahwa anda selalu akses dengan memilih mode secure connection yaitu menggunakan HTTPS yang biasanya ditandai dengan munculnya icon gembok terkunci pada browser anda. Dengan akses HTTPS ini maka antara anda dengan server layanan yang diakses telah dilindungi dengan enkripsi sehingga tidak mudah diintip oleh orang yang tidak berhak. Pastikan anda sudah masuk ke mode secure sebelum memasukkan username dan password atau PIN.
Telematika pada Mobile :
Salah satunya adalah handphone atau mobile phone. Handphone sebagai teknologi mobile mengalami perkembangan yang sangat pesat. Jika dahulu hanya digunakan untuk sekedar menelpon atau mengirim pesan pendek, sekarang taknologi mobile ini bisa melakukan tugas-tugas yang jauh lebih hebat dari itu. Seperti mengirim dan menerima email, memutar musik dan video, menunutun perjalanan dengan GPS, bahkan browsing internet dan juga melakukan transaksi bisnis perbankan. Salah satu teknologi yang saat ini sedang di kembangkan adalah teknologi LTE.
LTE, Teknologi Mobile Generasi Mendatang
Kecepatan menjadi raja di zaman teknologi tinggi seperti sekarang. Datangnya teknologi Long Term Evolution (LTE) menjadi angin segar untuk para konsumen yang mengagungkan kecepatan.
LTE didefinisikan dalam standar 3GPP (Third Generation Partnership Project) Release 8 dan juga merupakan evolusi teknologi 1xEV-DO sebagai bagian dari roadmap standar 3GPP2. Dengan spesifikasi seperti itu, LTE dirancang untuk menyediakan efisiensi spektrum yang lebih baik, peningkatan kapasitas radio, biaya operasional yang lebih murah bagi operator, serta layanan mobile broadband kualitas tinggi untuk pengguna.
Perubahan paling mendasar dari LTE dibanding standar sebelumnya terdiri dari 3 hal utama yaitu air interface, jaringan radio, dan jaringan core. Di waktu mendatang, melakukan pengunduhan atau pengunggahan video berdefinisi tinggi, mengakses e-mail dengan attachment yang besar, mengajak teman bermain game favorit di manapun tempatnya, menjadi hal yang sangat mungkin dengan dukungan LTE.
Untuk masalah pita spektrum yang sangat berpengaruh dengan kinerja jaringan, LTE dapat beroperasi pada standar IMT-2000 (450, 850, 1800, 1900, 2100 MHz) maupun pada pita spektrum baru seperti 700 MHz dan 2,5 GHz.
Alokasi pita lebar yang sangat fleksibel, mulai dari 1,4,3,5,10,15 hingga 20 MHz, menjanjikan fleksibilitas yang tinggi dalam penggunaan spektrum.
Bila dilihat dari segi pasar, LTE mampu memperkuat posisi operator telekomunikasi karena meningkatnya nilai ekonomi jaringan secara keseluruhan, cakupan jaringan yang lebih luas, dan kapasitas data yang lebih besar. Operator juga dapat lebih fleksibel mengikuti kebutuhan pasar yang kian cepat berubah sekaligus mampu menawarkan layanan data broadband dalam skala besar. Sedangkan untuk para konsumen yang mencari tarif murah, LTE menjadi jawaban untuk kebutuhan telekomunikasi yang lebih ekonomis.
“LTE bisa menjadi solusi untuk konsumen yang price concern,” ujar Iman Hirawadi, Senior Manager Technical Business Development Wireless Networks ALcatel-Lucent Indonesia.
Minggu, 14 November 2010
tugas SPK
Seorang pemborong akan membuat dua macam tiang yang terbuat dari bahan beton.
Tiang I memerlukan campuran 2 sak semen dan 3 karung pasir, sedangkan tiang II
memerlukan campuran 1.5 sak semen dan 2 karung pasir. Pemborong tersebut memiliki
persediaan 15 sak semen dan 21.5 karung pasir.
Formulasikan dan selesaikan masalah ini !
jawaban dari soal tersebut diatas dapat anda download dalam format pdf pada link berikut
http://www.megaupload.com/?d=I2VVPP9I
Tiang I memerlukan campuran 2 sak semen dan 3 karung pasir, sedangkan tiang II
memerlukan campuran 1.5 sak semen dan 2 karung pasir. Pemborong tersebut memiliki
persediaan 15 sak semen dan 21.5 karung pasir.
Formulasikan dan selesaikan masalah ini !
jawaban dari soal tersebut diatas dapat anda download dalam format pdf pada link berikut
http://www.megaupload.com/?d=I2VVPP9I
Seorang pemborong akan membuat dua macam tiang yang terbuat dari bahan beton.
Tiang I memerlukan campuran 2 sak semen dan 3 karung pasir, sedangkan tiang II
memerlukan campuran 1.5 sak semen dan 2 karung pasir. Pemborong tersebut memiliki
persediaan 15 sak semen dan 21.5 karung pasir.
Formulasikan dan selesaikan masalah ini !
jawaban dari soal tersebut diatas dapat anda download dalam format pdf pada link berikut
http://www.megaupload.com/?d=I2VVPP9I
Tiang I memerlukan campuran 2 sak semen dan 3 karung pasir, sedangkan tiang II
memerlukan campuran 1.5 sak semen dan 2 karung pasir. Pemborong tersebut memiliki
persediaan 15 sak semen dan 21.5 karung pasir.
Formulasikan dan selesaikan masalah ini !
jawaban dari soal tersebut diatas dapat anda download dalam format pdf pada link berikut
http://www.megaupload.com/?d=I2VVPP9I
Rabu, 10 November 2010
spk 11107666 tedy irawan


KASUS KELAS 4KA06 :
Seorang pengrajin menghasilkan satu tipe meja dan satu tipe
kursi. Proses yang dikerjakan hanya merakit meja dan kursi.
Dibutuhkan waktu 2 jam untuk merakit 1 unit meja dan 30
menit untuk merakit 1 unit kursi. Perakitan dilakukan oleh 4
orang karyawan dengan waktu kerja 8 jam per hari.
Pelanggan pada umumnya membeli paling banyak 4 kursi
untuk satu meja; oleh karena itu pengrajin harus
memproduksi kursi paling banyak empat kali jumlah meja.
Harga jual per unit meja adalah Rp. 1,2 juta dan per unit
kursi adalah Rp. 500 ribu rupiah
Dari pernyataa tersebut dapat kita tarik kesimpulan sebagai berikut
Barang yang dibuat adalah meja ( M ) dan kursi ( K )
Perakitan dilakukan oleh 4 karyawan ( pada tabel diwakili oleh huruf P,Q ,R , dan S )
1 unit meja dirakit dalam waktu 2 jam
1 unit kursi dirakit dalam waktu 30 menit atau 0.5 jam
Perakitan dilakukan dalam waktu 8 jam setiap karyawannya, sehingga total waktu 32 jam.
Harga meja per unit Rp 1.200.000,00 dan harga kursi per unitnya Rp 500.000,00
Pengrajin harus memproduksi kursi paling banyak empat kali jumlah meja.
Dengan kondisi tersebut diatas maka dibuatlah tabel dengan nilai / jumlah meja atau kursi yang dirakit oleh karyawan dibuat berdasarkan batasan pengrajin harus memproduksi kursi paling banyak empat kali jumlah meja dan batasan perakitan dilakukan dalam waktu 8 jam setiap karyawannya. Dari batasan tersebut terdapat 4 kemungkinan persamaan, yaitu :
Karyawan P membuat 1 meja dan 12 kursi
Karyawan Q membuat 2 meja dan 8 kursi
Karyawan R membuat 2 meja dan 8 kursi
Karyawan S membuat 3 meja dan 4 kursi
Dari tabel tersebut dihitunglah keuntungan maksimal :
Keuntungan Maksimal = Jml total Meja ( 1,2 Juta ) + Jml total Kursi ( 0,5 Juta )
8 * 1.200.000 = 9.600.000 dan 32 * 5.000.000 = 16.000.000
Maka didapat hasil :: Rp 25.600.000
berikut adalah link untuk download filenya dala format pdf
http://www.megaupload.com/?d=SMZD1F9K
Rabu, 13 Oktober 2010
Telematika Pada Cybercrime
T elematika berasal dari bahasa
perancis “Telematique” yang
merujuk pada bertemunya sistem
jaringan komunikasi dengan teknologi
informasi. Teknologi Informasi
merujuk pada sarana prasarana,
sistem dan metode untuk perolehan,
pengiriman, penerimaan, pengolahan,
penafsiran, penyimpanan,
pengorganisasian, dan penggunaan
data yang bermakna.
Pada praktisi menyatakan bahwa
“ Telematics“ adalah singkatan dari
“Telecommunication” and
“informatics” sebagai wujud dari
perpaduan konsep Computing and
Communication. Istilah Telematics juga
dikenal sebagai “the new hybrid
technology” yang lahir karena
perkembangan teknologi digital.
Perkembangan ini memicu
perkembangan teknologi
telekomunikasi dan informatika
menjadi semakin terpadu
( konvergensi ). dapat disimpulkan
bahwa Telematika merupakan
konvergensi antara teknologi
Telekomunikasi , Media dan
Informatika yang digunakan untuk
keperluan pemrosesan data dengan
sistem binary / digital.
Peran Telematika
1. Mengoptimalkan proses
pembangunan. Telematika memberikan
dukungan terhadap manajemen dan
pelayanan kepada masyarakat berupa
sarana telekomunikasi yang
memuahkan masyarakat saling
berinteraksi tanpa terhalang jarak.
Dengan telematika, proses komunikasi
menjadi mudah sehingga mudah pula
untuk menyebarkan informasi dari
satu daerah ke daerah lain.
2. Meningkatkan Pendapatan. Produk
dan jasa teknologi telematika
merupakan komoditas yang
memberikan peningkatan pendapatan
bagi perseorangan, dunia usaha
bahkan negara dalam bentuk devisa
hasil ekspor jasa dan produk industri
telematika.
3. Pemersatu bangsa. Teknologi
telematika mampu menyatukan
bangsa melalui pengembangan sistem
informasi yang menghubungkan
semua institusi dan area dengan cepat
tanpa terhalang jarak daerah masing-
masing.
CyberCrime
Perkembangan teknologi jaringan
komputer global atau Internet telah
menciptakan dunia baru yang
dinamakan cyberspace, sebuah dunia
komunikasi
berbasis komputer yang menawarkan
realitas yang baru, yaitu realitas
virtual.
Istilah cyberspace muncul pertama kali
dari novel William Gibson berjudul
Neuromancer pada tahun 1984.
Istilah cyberspace pertama kali
digunakan untuk menjelaskan dunia
yang
terhubung langsung (online) ke
internet oleh Jhon Perry Barlow pada
tahun 1990.
Secara etimologis, istilah cyberspace
sebagai suatu kata merupakan suatu
istilah baru yang hanya dapat
ditemukan di dalam kamus
mutakhir.Pengertian cyberspace tidak
terbatas pada dunia yang tercipta
ketika terjadi
hubungan melalui internet.
Perkembangan teknologi komputer
juga menghasilkan berbagai bentuk
kejahatan komputer di lingkungan
cyberspace yang kemudian melahirkan
istilah baru
yang dikenal dengan Cybercrime,
Internet Fraud, dan lain-lain. Sebagian
besar dari perbuatan Cybercrime
dilakukan oleh seseorang yang
sering disebut dengan cracker.
Kegiatan hacking atau cracking yang
merupakan salah satu bentuk
cybercrime
tersebut telah membentuk opini umum
para pemakai jasa internet bahwa
Cybercrime
merupakan suatu perbuatan yang
merugikan bahkan amoral. Para
korban menganggap
atau memberi stigma bahwa cracker
adalah penjahat. Perbuatan cracker
juga telah
melanggar hak-hak pengguna jasa
internet sebagaimana digariskan
dalam The
Declaration of the Rights of Netizens
yang disusun oleh Ronda Hauben
Peristilahan Operasional
1. Cybercrime
Setiap bentuk kejahatan yang
berkaitan langsung dengan
Cyberspace.
2. Cyberspace
Media elektronik yang dihasilkan oleh
jaringan komputer yang digunakan
sebagai
tempat melakukan komunikasi
sambungan langsung (on-line).
3. Internet
Sistem informasi global yang
menghubungan berbagai jaringan
komputer secara
bersama-sama dalam suatu ruang
global berbasis Internet Protocol.
Tindak pidana yang menggunakan
komputer sebagai alat kejahatan:
a) Credit card fraud (penipuan kartu
kredit);
b) Bank fraud (penipuan terhadap
bank);
c) Service Offered fraud (penipuan
melalui penawaran suatu jasa);
d) Identity Theft and fraud (pencurian
identitas dan penipuan);
e) Computer-related fraud (penipuan
melalui komputer);
f) Computer-related forgery
(pemalsuan melalui komputer);
g) Computer-related betting (perjudian
melalui komputer);
h) Computer-related Extortion and
Threats (pemerasan dan pengancaman
melalui komputer).
Referensi:
http://ictcenter-purwodadi.net/
pustakamaya/files/disk1/14/
ict-100-1001--drsrusbagi-686-1-thesis-
c-a.pdf
http://
www.gudangmateri.com/2010/08/
perkembangan-telematika-di-
indonesia.html
perancis “Telematique” yang
merujuk pada bertemunya sistem
jaringan komunikasi dengan teknologi
informasi. Teknologi Informasi
merujuk pada sarana prasarana,
sistem dan metode untuk perolehan,
pengiriman, penerimaan, pengolahan,
penafsiran, penyimpanan,
pengorganisasian, dan penggunaan
data yang bermakna.
Pada praktisi menyatakan bahwa
“ Telematics“ adalah singkatan dari
“Telecommunication” and
“informatics” sebagai wujud dari
perpaduan konsep Computing and
Communication. Istilah Telematics juga
dikenal sebagai “the new hybrid
technology” yang lahir karena
perkembangan teknologi digital.
Perkembangan ini memicu
perkembangan teknologi
telekomunikasi dan informatika
menjadi semakin terpadu
( konvergensi ). dapat disimpulkan
bahwa Telematika merupakan
konvergensi antara teknologi
Telekomunikasi , Media dan
Informatika yang digunakan untuk
keperluan pemrosesan data dengan
sistem binary / digital.
Peran Telematika
1. Mengoptimalkan proses
pembangunan. Telematika memberikan
dukungan terhadap manajemen dan
pelayanan kepada masyarakat berupa
sarana telekomunikasi yang
memuahkan masyarakat saling
berinteraksi tanpa terhalang jarak.
Dengan telematika, proses komunikasi
menjadi mudah sehingga mudah pula
untuk menyebarkan informasi dari
satu daerah ke daerah lain.
2. Meningkatkan Pendapatan. Produk
dan jasa teknologi telematika
merupakan komoditas yang
memberikan peningkatan pendapatan
bagi perseorangan, dunia usaha
bahkan negara dalam bentuk devisa
hasil ekspor jasa dan produk industri
telematika.
3. Pemersatu bangsa. Teknologi
telematika mampu menyatukan
bangsa melalui pengembangan sistem
informasi yang menghubungkan
semua institusi dan area dengan cepat
tanpa terhalang jarak daerah masing-
masing.
CyberCrime
Perkembangan teknologi jaringan
komputer global atau Internet telah
menciptakan dunia baru yang
dinamakan cyberspace, sebuah dunia
komunikasi
berbasis komputer yang menawarkan
realitas yang baru, yaitu realitas
virtual.
Istilah cyberspace muncul pertama kali
dari novel William Gibson berjudul
Neuromancer pada tahun 1984.
Istilah cyberspace pertama kali
digunakan untuk menjelaskan dunia
yang
terhubung langsung (online) ke
internet oleh Jhon Perry Barlow pada
tahun 1990.
Secara etimologis, istilah cyberspace
sebagai suatu kata merupakan suatu
istilah baru yang hanya dapat
ditemukan di dalam kamus
mutakhir.Pengertian cyberspace tidak
terbatas pada dunia yang tercipta
ketika terjadi
hubungan melalui internet.
Perkembangan teknologi komputer
juga menghasilkan berbagai bentuk
kejahatan komputer di lingkungan
cyberspace yang kemudian melahirkan
istilah baru
yang dikenal dengan Cybercrime,
Internet Fraud, dan lain-lain. Sebagian
besar dari perbuatan Cybercrime
dilakukan oleh seseorang yang
sering disebut dengan cracker.
Kegiatan hacking atau cracking yang
merupakan salah satu bentuk
cybercrime
tersebut telah membentuk opini umum
para pemakai jasa internet bahwa
Cybercrime
merupakan suatu perbuatan yang
merugikan bahkan amoral. Para
korban menganggap
atau memberi stigma bahwa cracker
adalah penjahat. Perbuatan cracker
juga telah
melanggar hak-hak pengguna jasa
internet sebagaimana digariskan
dalam The
Declaration of the Rights of Netizens
yang disusun oleh Ronda Hauben
Peristilahan Operasional
1. Cybercrime
Setiap bentuk kejahatan yang
berkaitan langsung dengan
Cyberspace.
2. Cyberspace
Media elektronik yang dihasilkan oleh
jaringan komputer yang digunakan
sebagai
tempat melakukan komunikasi
sambungan langsung (on-line).
3. Internet
Sistem informasi global yang
menghubungan berbagai jaringan
komputer secara
bersama-sama dalam suatu ruang
global berbasis Internet Protocol.
Tindak pidana yang menggunakan
komputer sebagai alat kejahatan:
a) Credit card fraud (penipuan kartu
kredit);
b) Bank fraud (penipuan terhadap
bank);
c) Service Offered fraud (penipuan
melalui penawaran suatu jasa);
d) Identity Theft and fraud (pencurian
identitas dan penipuan);
e) Computer-related fraud (penipuan
melalui komputer);
f) Computer-related forgery
(pemalsuan melalui komputer);
g) Computer-related betting (perjudian
melalui komputer);
h) Computer-related Extortion and
Threats (pemerasan dan pengancaman
melalui komputer).
Referensi:
http://ictcenter-purwodadi.net/
pustakamaya/files/disk1/14/
ict-100-1001--drsrusbagi-686-1-thesis-
c-a.pdf
http://
www.gudangmateri.com/2010/08/
perkembangan-telematika-di-
indonesia.html
Jumat, 20 Agustus 2010
Langganan:
Postingan (Atom)